Anda tau gema atau gaung?
Gema atau gaung adalah suara yang memantul akibat terbentur benda padat, sehingga efek yang terdengar seperti suara yang berulang-ulang tapi kekuatannya semakin melemah. biasa terjadi di ruangan kosong atau wilayah bergunung-gunung.
Fenomena gema/ gaung ini bukan sekedar fenomena fisika belaka, namun dapat dikaitkan dengan peristiwa yang terjadi dalam masyarakat. yang saya maksud adalah peristiwa pelantikan presiden Indonesia terbaru, Susilo Bambang Yudhoyono yang direspon negatif oleh para demonstran.
Selasa, 20 oktober 2009, ribuan demonstran dari berbagai elemen seperti mahasiswa, petani, nelayan, buruh dan lainnya mewarnai pelantikan SBY digedung DPR/MPR dengan berbagai reaksi penolakan dan tuntutan.
Massa memadati Jl. Gatot Soebroto depan gedung rakyat itu mulai pukul 09.00 WIB. mereka membawa spanduk dan atribut berisi tuntutan penghentian agenda-agenda politik ekonomi SBY yang tidak pro-rakyat(Neoliberal).
POLRI mengerahkan sedikitnya 240 ribu personel untuk mengamankan acara pelantikan yang seharusnya terbuka untuk umum itu. para demonstran tak luput dari penjagaan berlebihan dari aparat. beberapa akses jalan yang melewati gedung DPR/ MPR seperti persimpangan Semanggi dan Tapal Senayan juga dialihkan.
Yaaahh itu lahh wujud demokrasi di Indonesia saat ini. Teriakan-teriakan dan aspirasi rakyat tak cukup kuat menembus mahalnya pagar besi yang kokoh dan tembok angkuh gedung yang "katanya" milik rakyat itu. tuntutan rakyat tak sampai dikuping mereka didalam sana yang dilantik. suara rakyat hanya terdengar oleh Polisi, pedagang makanan, pemungut sampah yang notabene senasib!. teriakan kami hanya "menggema".
Saya tidak berharap banyak kepada mereka yang telah dilantik dan ditelfon (Baca: menteri) agar melakukan keajaiban memperbaiki kondisi bangsa agar bangkit dari keterpurukan. Bagaimana bisa berharap, tangisan kami saja tidak dilirik sekalipun.
Yang saya harapkan dan tentunya jadi harapan bersama ialah ketika suara tuntutan, teriakan dan tangis kami memantul dari "tembok dan pagar rumah kami sendiri", kekuatannya bukan semakin melemah seperti teori gaung/ gema diawal.melainkan semakin menguatkan kita untuk tetap bersatu, berjuang demi kesejahteraan bersama. tak lebih.
Presiden Indonesia adalah rakyat sendiri...
Baca...Pikir...Lawan...!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar