Senin, 26 Oktober 2009

Rumah Idaman

"waktu ku dibangun dulu...aku bertanya...jadi apa...
akankah besar...atau kecil...jadi pujaan...atau terabaikan...
inilah jawabnya..."

Kira-kira begitulah sepenggal lirik lagu pada iklan produk perekat bangunan di televisi.

sebuah rumah atau bangunan apapun pasti dibuat dengan tujuan penekanan pada fungsi, yaitu untuk melindungi penghuni dari panasnya matahari dan dinginnya hujan.

oleh sebab itu rumah yang ideal harus dibangun diatas struktur tanah yang rata dan padat agar tak mudah ambruk, fondasi yang kokoh serta atap yang kuat agar penghuninya dapat menjalankan aktifitasnya dengan damai.

saya kira filosofi tentang rumah diatas dapat menjadi landasan bagi situasi hubungan antar personal dalam suatu kelompok.

layaknya membangun sebuah rumah, hubungan antar personal dalam kelompok pun harus didasari oleh nilai-nilai kehidupan seperti kasih sayang dan rasa saling membutuhkan yang padat dan kuat seperti tanah untuk membangun rumah, diperkuat oleh fondasi-fondasi kokoh nilai-nilai kesamaan, toleransi dan dilindungi oleh semangat persatuan dan kesatuan agar "rumah bersama" ini dapat didiami dengan damai oleh penghuninya.

mungkin masing-masing kita pernah punya pengalaman berkomunikasi antar personal dalam kelompok, entah keluarga, organisasi, kawan-kawan satu tongkrongan, genk, atau apalah sejenisnya.

seringkali kita mengabaikan komunikasi kepada rekan, sahabat, atau anggota kelompok lain sehingga membuat seseorang sering merasa tidak nyaman berada ditengah-tengah kelompok dan hal ini tentunya menyebabkan ketidakharmonisan dalam "rumah bersama" tadi.

jadi, mau besar atau kecil, jadi pujaan atau terabaikan atau mungkinkah sejuk ataupun hangat, itu semua dijawab dengan apa yang kita lakukan dalam kelompok tersebut. sedang membangun atau meruntuhkan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar